Instalasi & Konfigurasi WordPress + SSL Let’s Encrypt Menggunakan Nginx di CentOS 6

WordPress menurut saya adalah pilihan terbaik dari berbagai blog engine yang tersedia. Saya bisa mengatakan itu karena Bukan Coder juga menggunakan WordPress untuk website utama kami. Sama seperti judul artikel ini, ini merupakan gambaran dapur rahasia dari Bukan Coder. Website Bukan Coder dibuat menggunakan WordPress, ditambah SSL yang disediakan Let’s Encrypt, Nginx sebagai webserver dan semuanya berjalan di server yang menggunakan CentOS 6.



Saya terinspirasi untuk menulis ini setelah baru saja selesai untuk mengurus migrasi website utama Bukan Coder. Sebelumnya kami menggunakan server dengan Apache sebagai webserver, dan lokasi datacenter di US. Sekarang Bukan Coder sudah kami pindahkan ke server yang lokasi datacenter nya dekat dengan Indonesia, yaitu Singapore.

Sebelumnya untuk tutorial Install Nginx, PHP & MySQL di CentOS 6 bisa dibaca di Installasi dan Konfigurasi Nginx, PHP FPM 5.4 dan MySQL 5.5 di CentOS 6. Untuk tutorial Intalasi Let’s Encrypt silahkan dibaca di Intalasi & Konfigurasi Let’s Encrypt SSL Menggunakan Nginx di CentOS 6

Setelah itu kita lanjutkan dengan proses install WordPress

Konfigurasi Virtual Host Nginx + Let’s Encrypt

Buatlah file konfig baru untuk website kita yang akan menggunakan wordpress. Berikut contoh konfigurasi virtual host untuk website menggunakan subdomain https://wordpress.bukancoder.co.



Untuk bagian yang suduah ditandai dengan warna merah, disesuaikan dengan konfigurasi milik kita. Setelah itu kita lanjutkan dengan mendaftarkan SSL untuk subdomain wordpress.bukancoder.co.

Setelah itu jalankan kembali nginx :

Download Wordpress

Pertama kita masuk dulu ke direktori dimana nantinya akan menjadi dir untuk website kita yang menggunakan wordpress.



Setelah itu download wordpress :

Setelah itu keseluruhan file wordpress akan dipindahkan ke direktori wordpress kita. Selanjutnya buatlah sebuah dir uploads untuk digunakan sebagai direktori konten statis WordPress kita.

Konfigurasi WordPress

Setelah itu kita sesuaikan baris berikut ini dengan informasi koneksi database yang kita gunakan untuk WordPress.

Membuat Database MySQL untuk WordPress

WordPress tentu membutuhkan database untuk menyimpan keseluruhan konten dan konfigurasi. Oleh karena itu kita harus membuat database untuk wordpress terlebih dahulu.

Setelah itu buatlah sebuah database untuk koneksi wordpress

Setelah itu kita buat user untuk koneksi database wordpress

Kita harus menghubungkan akses untuk database dengan user yang kita buat



Instalasi WordPress

Setelah itu kita jalankan sebuah browser dan mengakses URL website kita yang menggunakan WordPress

Silahkan isi semua informasi yang dibutuhkan untuk website kita yang menggunakan wordpress. Setelah itu klik Install WordPress dan website kita siap untuk digunakan

Konfigurasi Permission WordPress di Nginx

Setelah melewati proses Instalasi PHP-FPM, secara default PHP telah mengatur apache sebagai user default. Kita harus mengganti apache menjadi nginx

Kemudian ganti user dan group yang sebelumnya apache menjadi nginx seperti berikut ini

Setelah itu restart PHP-FPM



Kemudian ganti permission direktori wordpress

Ganti teguh sesuai dengan user default yang kita gunakan. Setelah itu apply untuk perubahan yang telah kita buat

Setelah itu website kita yang menggunakan WordPress sebagai blog engine akan dapat digunakan dengan lancar tanpa hambatan. Semoga tulisan yang sudah dibuat ini bermanfaat.

Terima kasih.

Salam,
Teguh Aprianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daftar Newsletters

Dapatkan update terbaru dari Bukan Coder

You May Also Like

Membangun Sebuah Web Server Menggunakan Raspberry Pi

Halo semuanya, setelah sekian lama saya tidak pernah mem-publish artikel apapun di…

Instalasi & Konfigurasi Let's Encrypt SSL Menggunakan Nginx di CentOS 6

Berdasarkan informasi dari Wikipedia, Let’s Encrypt adalah certificate authority yang diluncurkan pada tanggal…

Membuat Server CDN Sendiri Menggunakan Nginx

Content Delivery Network atau yang biasanya disingkat dengan CDN, bisa dikatakan sebuah…

Mengganti Tampilan Directory Listings Nginx dengan Sentuhan HTML dan CSS

Pada dasarnya Nginx secara default telah menonaktifkan fungsi autoindex. Namun jika kita…